Serangan Roket Hizbullah Sasar Pangkalan Militer dan Pabrik Bahan Peledak Israel

Ahmad Islamy Jamil
Para pejuang Hizbullah Lebanon (ilustrasi). (Foto: AP)

Menurut Kementerian Kesehatan Lebanon, jumlah korban tewas akibat serangan udara Israel terhadap permukiman di selatan dan timur negara Arab itu sejak Jumat hingga Senin telah meningkat menjadi 492 orang. Sementara 1.645 orang lainnya terluka.

Eskalasi konflik Israel-Lebanon terjadi setelah ledakan massal sarana komunikasi pager dan walkie talkie di berbagai wilayah Lebanon pada 17 dan 18 September lalu. menewaskan puluhan orang dan melukai sekitar 3.000 orang. Sesudah itu, jet-jet tempur Israel menyerang sebuah bangunan tempat tinggal di pinggiran selatan Beirut, menewaskan lebih dari 50 orang, termasuk komandan operasi khusus Hizbullah Ibrahim Aqil. 

Para pejuang Hizbullah menanggapinya dengan menyerang pangkalan Angkatan Udara Israel Ramat David dan fasilitas industri pertahanan Rafael di Kota Haifa. Beberapa roket jatuh di daerah permukiman di pinggiran Haifa.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
22 jam lalu

Hamas Siap Lucuti Senjata, Syaratnya Israel Harus Tarik Pasukan dari Jalur Gaza

1 hari lalu

Netanyahu Berubah Drastis Lebih Hati-Hati Bicara dengan Trump, Ada Apa?

2 hari lalu

Survei: Publik AS Makin Benci Israel, Netanyahu Jadi Sorotan Utama

2 hari lalu

Netanyahu Ngotot ke New York meski Diancam Akan Ditangkap

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal