Serbu RS Al-Shifa di Gaza, Israel Minta Hamas Menyerah

Ahmad Islamy Jamil
Warga Palestina, termasuk anak-anak, yang meninggalkan rumah mereka akibat serangan Israel, berkumpul di Rumah Sakit al-Shifa, Gaza, tempat mereka berlindung di tengah sengitnya konflik antara zionis dan Hamas, 7 November 2023. (Foto: Reuters)

GAZA, iNews.id – Militer Israel menyerbu Rumah Sakit al-Shifa di Jalur Gaza, Rabu (15/11/2023) ini. Mereka pun mendesak para pejuang Hamas—yang menurut tuduhan zionis berada di dalam kompleks RS tersebut—untuk menyerah. 

Sekitar pukul 01.00 waktu setempat (06.00 WIB), Juru Bicara Kementerian Kesehatan Gaza, Ashraf al-Qidra mengatakan, Israel telah memberi tahu pejabat Palestina di wilayah itu bahwa mereka akan menyerbu RS al-Shifa. Penyerbuan tersebut berlangsung dalam beberapa menit pascapemberitahuan.

Direktur Jenderal Kementerian Kesehatan Gaza, Dr Munir al-Bursh mengatakan, pasukan Israel telah menggerebek sisi barat kompleks RS al-Shifa. “Ada ledakan besar dan debu masuk ke area tempat kami berada. Kami yakin ledakan terjadi di dalam rumah sakit,” kata Bursh kepada stasiun televisi Aljazirah. 

Lima minggu setelah Israel memulai serangannya di Gaza, nasib RS al-Shifa menjadi fokus kekhawatiran masyarakat internasional karena memburuknya kondisi di fasilitas kesehatan tersebut. Penderitaan luar biasa yang dialami warga sipil Gaza pun telah mendorong berbagai pemimpin dunia menyerukan gencatan senjata kemanusiaan.

Dalam sebuah pernyataan, Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengatakan, pihaknya perlu melakukan operasi yang terukur dan tepat sasaran terhadap Hamas di area tertentu di Rumah Sakit al-Shifa. Militer zionis berdalih tindakan itu diambil berdasarkan informasi intelijen dan kebutuhan operasional Israel.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
11 jam lalu

Pemukim Yahudi Serang Gereja di Yerusalem, Pemuka Agama Kristen Protes Keras

17 jam lalu

Prosesi Pemakaman Terbesar, Ribuan Warga Gaza Salatkan 112 Jenazah Korban Kebrutalan Israel

1 hari lalu

Israel Ngotot Tak Akan Tarik Pasukan dari Gaza

1 hari lalu

Iran Sebut Spanyol Diganggu AS dengan Krisis Perbatasan karena Menentang Perang Timur Tengah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal