Sering Bermusuhan, Turki Bakal Perkuat Hubungan dengan Yunani

Ahmad Islamy Jamil
Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan. (Foto: Reuters)

Erdogan juga mengatakan, kepentingan Turki dalam eksploitasi sumber daya energi di Laut Mediterania Timur juga tidak boleh diabaikan.

Meski sama-sama menjadi sekutu dalam aliansi NATO, Yunani dan Turki telah berselisih selama beberapa dekade. Risiko konflik bersenjata antara kedua negara bahkan sempat muncul beberapa kali. 

Permasalahan yang disengketakan oleh Athena dan Ankara antara lain  berupa persaingan klaim teritorial di Mediterania Timur, khususnya di wilayah Laut Aegea. Selain itu ada juga masalah perpecahan masyarakat Yunani-Turki di Siprus, serta penetapan batas maritimnya. 

Turki telah berulang kali menuduh Yunani mengerahkan senjata di Kepulauan Aegean yang melanggar Perjanjian Lausanne 1923.

Dalam pertemuannya dengan Mitsotakis di Athena pada awal Desember lalu, Erdogan mengatakan tidak ada masalah antara Turki dan Yunani yang tidak dapat diselesaikan. Sementara Mitsotakis juga menyampaikan pernyataan serupa. Dia mengatakan, Yunani dan Turki harus hidup damai. Perbedaan pendapat tidak boleh langsung menimbulkan ketegangan.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
2 hari lalu

Erdogan Berpidato Berapi-api di Sidang PBB: Sebut Gaza Sebagai Tempat Pemakaman Anak-Anak Terbesar di Dunia

3 hari lalu

Erdogan Pidato Berapi-api Kutuk Israel: Delegasi Zionis Walk out, Palestina Tepuk Tangan

7 hari lalu

Erdogan Masih Bisa Maju Pilpres Turki Lagi pada 2028

8 hari lalu

Duh! Pilot-Kopilot Mabuk, Pesawat Jet Pribadi Tergelincir hingga Terbakar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal