Sesama Kelompok Syiah Bentrok di Irak, 20 Orang Tewas 300 Lainnya Luka-Luka

Ahmad Islamy Jamil
Aparat keamanan Irak menembakkan gas air mata ke arah pendukung Muqtada al-Sadr yang menyerbu Istana Pemerintah di Baghdad, Senin (29/8/2022). (Foto: AP)

Pernyataan itu muncul di tengah aksi protes para pendukungnya selama berbulan-bulan yang mendukung seruan al-Sadr untuk pembubaran Parlemen Irak. Al-Sadr menyerang lawan politiknya lewat pernyataan tersebut, menilai saingan politiknya tidak mendengarkan seruannya untuk reformasi.

Sejak akhir Juli, ketika kelompok itu menyerbu gedung parlemen dan mencegah saingan al-Sadr untuk menunjuk perdana menteri baru, banyak dari pendukung al-Sadr telah berpartisipasi dalam aksi duduk di luar Parlemen Irak.

Dalam pemilihan anggota parlemen pada Oktober 2021, pendukung al-Sadr berhasil memenangkan kursi terbanyak. Akan tetapi, mereka tidak dapat membentuk pemerintahan.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
18 hari lalu

Terungkap! Iran Gempur Kantor Misi Diplomatik AS di Irak 600 Kali, Kerugian Tembus Rp2,8 Triliun

19 hari lalu

Iran Gempur Kantor-Kantor Diplomatik AS di Timur Tengah, Nilai Kerusakan Capai Rp3,3 Triliun

20 hari lalu

Sosiolog Soroti Pertemuan Jokowi-Budi Arie: Tidak Ada Pertemuan yang Tak Bermakna Politik

22 hari lalu

Arab Saudi Tutup Pipa Minyak Strategis usai Serangan Drone dari Irak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal