Setelah Tewaskan George Floyd, Polisi AS Juga Tangkap Wartawan Berkulit Hitam

Ahmad Islamy Jamil
Ilustrasi penangkapan orang oleh polisi. (Foto: AFP)

“Ke mana pun Anda menginginkan kami, kami akan ikuti,” kata Jimenez yang berkulit hitam. CNN mengatakan dalam sebuah tweet bahwa seorang reporter berkulit putih yang juga berada di lapangan dan meliput kerusuhan itu tidak ditangkap petugas.

Sebelumnya, publik Amerika Serikat digegerkan dengan tewasnya pria kulit hitam bernama George Floyd oleh petugas Departemen Kepolisian Minneapolis, Senin lalu.

Videonya beredar di media sosial memicu kemarahan rakyat di penjuru kota, apalagi insiden ini berlatar belakang rasial. Demonstrasi pun pecah di Minneapolis, hingga berjung perusakan dan penjarahan. Aksi serupa terjadi di kota besar lainnya seperti Los Angeles dan Memphis.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Perdana! Trump Gunakan Pesawat Air Force One Hadiah dari Qatar, Terkagum-kagum

57 tahun lalu

Daftar Poin Perjanjian yang Dituntut Iran ke AS, Penarikan Pasukan Israel hingga Selat Hormuz

57 tahun lalu

Israel Ungkap 2 Skenario Perang AS-Iran Pecah Lagi

57 tahun lalu

Nah, Israel Tangkap Pria AS karena Jadi Mata-Mata untuk Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal