TEPI BARAT, iNews.id - Militer Israel menutup Masjid Ibrahimi di Kota Hebron, Tepi Barat, sejak Rabu (16/9/2026) hingga Kamis besok. Umat Islam dilarang beribadah di dalamnya selama periode tersebut karena digunakan umat Yahudi untuk ritual ibadah mereka.
Penutupan itu terkait dengan alasan keamanan bagi para pemukim Israel yang merayakan hari raya Yahudi.
Kementerian Wakaf dan Agama Palestina mengutuk penutupan tersebut. Mereka menyerukan lembaga-lembaga internasional dan hak asasi manusia (HAM) turun tangan menghentikan pelanggaran sistematis Israel terhadap masjid serta memastikan kebebasan umat Islam untuk mengaksesnya.
Motasem Abu Sneineh, direktur Masjid Ibrahimi, mengatakan penutupan tersebut bagian dari eskalasi yang diciptakan Israel yang tujuannya merebutnya secara perlahan.
"(Masjid Ibrahimi) Tempat suci Islam eksklusif meliputi semua aula dan halamannya," kata Sneineh, seperti dikutip dari Anadolu.