Shanghai Lockdown, Warga Rogoh Kocek Sangat Dalam untuk Dapatkan Makanan

Umaya Khusniah
Lockdown berkepanjangan di Shanghai, China mulai berdampak pada ketersediaan makanan. (Foto: reuters)

Selain berdampak pada kebutuhan pokok, lockdown Shanghai juga menyebabkan kota ini layaknya kota hantu. Para warga dipaksa berdiam diri dalam rumah dan tak keluar kecuali ada perlu yang penting. 

Shanghai sekarang menjadi kota yang sunyi. Hanya terdengar suara robot anjing dan drone yang menyiarkan perintah untuk tes Covid dan tetap berada di dalam rumah.

"Tidak ada percakapan. Semua diam dan saling jaga jarah satu sama lain," kata seorang warga, Romeo. 

Para pekerja juga terpaksa berada di lokasi kerja. Seperti rekaman yang beredar dimana staf tidur di ranjang pabrik-pabrik tutup yang mencoba untuk terus memproduksi barang-barang.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
1 bulan lalu

BPS Catat Inflasi Tahunan Tembus 3,19 Persen, Ini Pendorongnya

2 bulan lalu

Bukan Langsung Bikin Kanker, Ini Perlu Diwaspadai dari Styrofoam Makanan

2 bulan lalu

Bahaya Styrofoam Dipakai Bungkus Makanan, Zat Kimia Bisa Lepas saat Kena Panas dan Lemak

2 bulan lalu

Alasan BGN Larang Siswa Bawa Pulang MBG ke Rumah: Khawatir Bikin Keracunan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal