Shinzo Abe Ditembak Mati, PM Jepang Minta Para Menteri Tak Berhubungan dengan Gereja Unifikasi

Anton Suhartono
Fumio Kishida memperingatkan para menterinya agar meninjau kembali hubungan dengan Gereja Unifikasi (Foto: Reuters)

TOKYO, iNews.id - Perdana Menteri (PM) JepangFumio Kishida memperingatkan para menteri serta para pejabat lainnya agar meninjau kembali hubungan dengan Gereja Unifikasi. Seperti diketahui, mantan PM Shinzo Abe ditembak mati Tetsuya Yamagami karena keterkaitannya dengan kelompok gereja yang berbasis di Korea Selatan (Korsel) tersebut.

Ibu Yamagami merupakan anggota Gereja Unifikasi. Sejak sang ibu bergabung, keluarga menjadi bangkrut, bahkan terpecah. Sementara Abe diketahui ikut mempromosikan Gereja Unifikasi, meski bukan anggota.

Kishida akan mengumumkan reshuffle kabinet pada Rabu besok. Beberapa nama akan dicopot, salah satunya Menteri Pertahanan Nobou Kishi yang juga adik dari mendiang Abe. Namun pencopotan Kishi dilaporkan tak terkait dengan kakaknya, melainkan masalah kesehatan. 

Dia menegaskan, anggota baru kabinet kelak serta petinggi partai berkuasa, Partai Demokratik Liberal (LDP), harus meninjau kembali secara menyeluruh hubungan mereka dengan Gereja Unifikasi.

"Itu akan menjadi prasyarat," kata Kishida, menegaskan, dikutip dari Reuters, Selasa (9/8/2022).

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
11 jam lalu

Viral, Mantan PM Jepang Yoshihiko Noda Bagikan Selebaran Sendirian di Stasiun

3 hari lalu

Ini Rahasia Jepang Punya 100.000 Lebih Penduduk Berusia 100 Tahun ke Atas

3 hari lalu

Asian Games Kacau: Banyak Atlet Telantar di Bandara hingga Lagu Kebangsaan Salah

4 hari lalu

Prabowo Beri Sinyal Reshuffle Kabinet jelang 2 Tahun Menjabat: Kalau Nggak Cocok, Harus Ganti Orang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal