AS juga telah mendesak warganya serta warga asing lainnya, terutama dari negara-negara sekutu, segera meninggalkan Iran. Bukan hanya itu, AS juga menarik sejumlah personelnya dari Pangkalan Udara Al Udeid, Qatar. Pangkalan itu menjadi target serangan Iran saat konflik pada Juni 2025.
Sementara itu, para pejabat Iran menuduh AS dan Israel berada di balik demonstrasi rusuh. Pasukan keamanan menangkap lebih dari 10.000 orang yang disebutnya sebagai "teroris" dengan membunuh demonstran yang tulus menyuarakan aksi mereka.
Pihak berwenang Iran belum merilis angka resmi korban jiwa, sementara kelompok hak asasi manusia (HAM) melaporkan sekitar 2.600 orang tewas sejak demonstrasu dimulai pada akhir Desember.