Singapura Dalami Rencana Serangan Kantor Bursa Efek SGX oleh Terduga Teroris Indonesia

Anton Suhartono
Singapura masih mendalami rencana serangan terhadap kantor bursa efek SGX oleh terduga teroris asal Indonesia (Foto: Nikkei Asia)

Sementara itu ISD menyebut YLK telah masuk dalam radarnya sejak awal 2000-an terkait aktivitas terorisme. Karena keterkaitannya dengan JI, Yadi dimasukkan dalam daftar pantauan masuk Singapura sebagai antisipasi gangguan keamanan.

Yadi sempat hendak berkunjung ke Singapura pada Februari 2015 melalui Batam, namun ISD menolaknya.

“ISD belum mengesampingkan kemungkinan bahwa upaya perjalanan YLK ke Singapura adalah bertujuan untuk pengintaian guna melanjutkan rencana serangan terhadap SGX,” katanya.

Sebagai anggota JI, YLK mengikuti pelatihan militan di Mindanao, Filipina, dari akhir 1990-an hingga awal 2000-an. Yadi sempat ditangkap di Indonesia atas tuduhan kepemilikan senjata api ilegal sebelum dibebaskan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Rencana Ekspor Listrik ke Singapura Belum Jalan, Bahlil: Kita Ingin Ada Win-Win

57 tahun lalu

Prabowo: Indonesia-Singapura Sepakat Jaga Selat Malaka Jadi Jalur Pelayaran Bebas

57 tahun lalu

Prabowo ke PM Lawrence Wong: Singapura Tetangga Dekat, Stabilitas Jadi Kepentingan Bersama

57 tahun lalu

Mentan Ungkap Rencana Ekspor 10.000 Ton Beras ke Singapura: Stok Kita Ada 5,1 Juta Ton

57 tahun lalu

Pramono Bertemu 2 Menteri Singapura, Bahas Investasi hingga Pengembangan Transportasi Publik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal