Sirine Serangan Udara Meraung di Penjuru Ukraina, Hujan Rudal Rusia Terjadi Lagi

Anton Suhartono
Ibu Kota Kiev luluh lantak akibat serangan rudal Rusia, 2 hari setelah ledakan di jembatan Krimea (Foto; Reuters)

Pada Jumat malam, ledakan dan kebakaran juga dilaporkan di Zaporizhzhia. Sebagian kecil wilayah yang sudah dicaplok Rusia itu masih dikuasai Ukraina. Sistem pertahanan udara juga diaktifkan.

Anatolii Kurtiev, seorang pejabat Ukraina yang bertugas di daerah yang masih dikuasai Kiev, mengatakan beberapa infrastruktur rusak.

Anton Gerashchenko, penasihat Menteri Dalam Negeri Ukraina, juga mengungkap adanya laporan ledakan di Kryvyi Rih.

Rusia mengintensifkan serangan ke Ukraina sejak ledakan jembatan yang menghubungkan negara itu dengan Krimea pada 8 Oktober lalu. Presiden Vladimir Putin menuduh Ukraina di balik ledakan yang juga menewaskan tiga warga sipil tersebut.

Dalam pidatonya di hadapan Dewan Keamanan Rusia Senin lalu, Putin menegaskan militer telah melakukan serangan balasan menggunakan rudal berpemandu presisi terhadap infrastruktur Ukraina. Ini sebagai balas dendam atas serangan Ukraina terhadap infrastruktur sipil Rusia.

Dia mengecam serangan terhadap Jembatan Selat Kerch, biasa disebut Jembatan Krimea, dengan menyebutnya sebagai aksi terorisme. Serangan itu tak bisa dibiarkan tanpa pembalasan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
3 jam lalu

Rusia Bombardir Markas Besar Badan Intelijen Ukraina, Zelensky: Balas dengan Keras!

3 jam lalu

Tak Kasih Ampun, Rusia Serang Markas Besar Badan Intelijen Ukraina SBU

13 jam lalu

Prabowo-Putin Bahas Investasi Besar, dari Pupuk hingga Kapal Canggih dan Mutakhir

16 jam lalu

8 WNI Jadi Tentara Rusia, DPR Ingatkan Pemerintah Jangan Gegabah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal