Sistem Pertahanan Buatan AS Bisa Dibobol Rudal Houthi, Uni Emirat Arab Beli Punya Israel

Anton Suhartono
Sistem pertahanan udara Spyder Israel (Foto: Rafael)

UAE menjadi target serangan Houthi pada Januari dan Februari lalu, mengincar terminal di bandara Abu Dhabi yang sedang dibangun serta kompleks fasilitas minyak. Serangan drone dan rudal itu sebagian besar mampu dicegat, namun ada yang lolos hingga menewaskan tiga warga sipil. Sejak itu UEA merasa perlu meningkatkan kemampuan pertahanan udara. 

Serangan tersebut mengejutkan para pemimpin UEA yang sejak lama yakin akan kemampuan sistem pertahanan buatan AS. Beberapa rudal dan drone terbang pada ketinggian rendah untuk menghindari deteksi THAAD dan Patriot.

Sementara itu Spyder mampu mempertahankan area luas dari ancaman serangan drone, rudal jelajah, jet tempur, pesawat pengebom, dan helikopter, termasuk dari ketinggian rendah.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
9 jam lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp17.721 per Dolar AS, Ini Penyebabnya 

12 jam lalu

Tak Mau Tunduk dari Tekanan, PM Kanada Balas Tarif 50% AS: Ini soal Kedaulatan

15 jam lalu

Menkeu AS: Perang Ekonomi Iran, Serangan Finansial Terbesar AS terhadap Musuh

15 jam lalu

Wow, Trump Sulap Jalanan di Sekitar Gedung Putih Jadi Sirkuit Balap 250 Grand Prix

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal