Situs Manusia Purba Berusia 350.000 Tahun Ditemukan di Gurun Pasir Arab Saudi

Ahmad Islamy Jamil
Para peneliti sedang mendalami temuan penting pada situs arkeologi an-Nasim di Gurun Nefud, Arab Saudi. (Foto: SPA)

CEO Komisi Warisan Budaya Arab Saudi, Jasir Al-Harbash mengatakan, banyak situs prasejarah yang telah ditemukan dan sedang dipelajari di negara itu. Namun, penemuan di Gurun Nefud kali ini menurut dia sangatlah penting. 

“Karena itu adalah situs tertua dari periode Acheulean di Arab Saudi,” tuturnya kepada Arab News.

Survei oleh Green Arabian Project (GAP) dalam 10 tahun terakhir telah mengonfirmasi bahwa Jazirah Arab mengalami perubahan iklim selama era Pleistosen yang menghasilkan kondisi basah. Hal tersebut memengaruhi pergerakan dan persebaran manusia di dalam dan antarbenua pada masa itu. 

Pengaruh itu terutama terjadi pada masyarakat Acheulean, yang tampaknya lebih terikat pada sumber-sumber air daripada yang lain.

Perkakas batu yang ditemukan di situs an-Nasim mungkin menunjukkan aktivitas manusia yang cukup dinamis di Semenanjung Arabia pada era Pleistosen Tengah. Pada masa itu, Jazirah Arab mengalami fase iklim yang lebih basah dan ditumbuhi beragam flora, sehingga disebut juga sebagai zaman “Arab Hijau”.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Arab Saudi Terbitkan Paket Visa Elektronik untuk Pelancong Indonesia, Apa Itu?

57 tahun lalu

Prabowo Ungkap Pindad Bakal Pasok Senjata Tentara Arab Saudi: Senjata Kita Teruji!

57 tahun lalu

Ratusan Pejabat Berbagai Negara Hadiri Pemakaman Ali Khamenei di Teheran, Ada Pejabat Saudi

57 tahun lalu

KPK Arab Saudi OTT Besar-besaran, Tangkap 130 Orang termasuk Pejabat Kementerian Urusan Islam

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal