Skandal Boyband J-pop, Jepang Buka Hotline bagi Laki-Laki Korban Pelecehan Seksual 

Anton Suhartono
Ilustrasi Jepang membuka hotline pengaduan bagi laki-laki dewasa maupun anak-anak yang menjadi korban pelecehan seksual (Foto: Ist)

TOKYO, iNews.id - Pemerintah Jepang akan membuka hotline bagi laki-laki dewasa maupun anak-anak yang menjadi korban pelecehan seksual. Langkah ini diambil setelah kasus pelecehan melibatkan korban personel boyband J-pop mencuat.

Skandal pelecehan seksual menerpa Johnny & Associates, agensi yang melahirkan boyband-boyband kenamaan di Jepang.

Kantor kabinet Jepang menyatakan, hotline akan dibuka selama 3 bulan mulai Jumat pekan ini. Para spesialis akan menerima telepon untuk konseling.

“Kami berharap para korban merasa aman dan bisa berkonsultasi tanpa ragu-ragu,” Ayuko Kato, menteri urusan anak-anak Jepang, dikutip dari AFP, Selasa (19/9/2023).

Pada awal September, Johnny & Associates untuk pertama kali mengakui sang pendirinya, Johnny Kitagawa, melakukan pelecehan seksual terhadap para talent muda. Parahnya pelecehan berlangsung selama puluhan tahun.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
2 hari lalu

Trump Sindir PM Jepang soal Serangan ke Pearl Harbor saat Singgung Perang Iran

Nasional
7 hari lalu

RI-Jepang Sepakati Kerja Sama Ketahanan Energi Nasional

Megapolitan
11 hari lalu

Tanggapan KAI soal Aksi Diduga Pelecehan Seksual di KRL yang Viral di Medsos

Megapolitan
11 hari lalu

Viral Penumpang KRL Diduga Alami Pelecehan Seksual, Korban Menangis Ketakutan!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal