Skandal Boyband J-pop, Jepang Buka Hotline bagi Laki-Laki Korban Pelecehan Seksual 

Anton Suhartono
Ilustrasi Jepang membuka hotline pengaduan bagi laki-laki dewasa maupun anak-anak yang menjadi korban pelecehan seksual (Foto: Ist)

Kitagawa meninggal pada usia 87 tahun pada 2019 setelah melahirkan beberapa boyband besar seperti SMAP, TOKIO, dan Arashi.

Tuduhan bahwa dia melakukan pelecehan seksual terhadap laki-laki muda yang ingin menjadi bintang sebenarnya sudah muncul di media pada 1999. Namun baru pada tahun ini agensi mengungkapnya secara blak-blakan, terutama setelah diangkat dalam film dokumenter BBC yang mengutip pengaduan para korban.

Pemerintah Jepang sebenarnya sudah membuka hotline 24 jam bagi korban pelecehan seksual laki-laki maupun perempuan. Namun kantor kabinet tak yakin para korban laki-laki terkait skandal agensi itu mau melapor ke hotline tersebut.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
4 hari lalu

Danantara Buka Opsi Impor KRL Bekas dari Jepang, Kebutuhan Kereta Mendesak

5 hari lalu

Hotel Kapsul Indonesia Mulai Bidik Jepang, Ini Alasannya!

6 hari lalu

Menhan Sjafrie Anugerahkan Satyalancana Dharma Samudera kepada Personel JMSDF yang Terlibat Tangani Karhutla

6 hari lalu

Jepang Akhiri Misi Karhutla di Kalimantan, Menhan Sjafrie Apresiasi dan Anugerahkan Tanda Kehormatan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal