Soal Kemunculan Covid Deltacron, Pakar Sebut Itu Hanya Kesalahan Lab

Ahmad Islamy Jamil
Ilustrasi model 3 dimensi virus corona atau Covid-19. (Foto: Reuters)

Kepala Inisiatif Genomik Covid-19 di Institut Wellcome Sanger Inggris, Jeffrey Barrett mengatakan, dugaan mutasi virus terletak pada bagian genom yang rentan terhadap kesalahan dalam prosedur pengurutan tertentu. “Ini hampir pasti bukan rekombinan biologis dari garis keturunan delta dan omicron,” katanya, Senin (10/1/2022).

Para ilmuwan sangat ingin memerangi banjir disinformasi tentang Covid-19, yang sebagian besar beredar secara online.

Pekan lalu, muncul laporan yang belum diverifikasi tentang virus “flurona” atau “fluron”, yaitu kombinasi flu dan virus corona. Laporan itu tak butuh waktu lama langsung beredar secara luas. Akan tetapi, pada Senin, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menolak klaim tentang virus itu.

“Jangan gunakan istilah seperti deltacron, flurona, atau flurone. Tolong,” kata ahli epidemiologi penyakit menular di WHO, Maria van Kerkhove.

“Istilah-istilah ini seolah-olah menyiratkan kombinasi virus/varian, padahal ini tidak terjadi,” katanya.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
15 hari lalu

Mantan Bintang Arsenal Terancam 5 Tahun Penjara Gegara Sertifikat Vaksin Covid-19 Palsu

19 hari lalu

Kasus Influenza A Mulai Meningkat, Lebih Bahaya dari Covid-19?

1 bulan lalu

Kapal Feri Bawa 270 Orang Terbalik di Laut Siprus, 8 Orang Tewas 22 Hilang  

1 bulan lalu

Budi Gunadi Siap Mundur dari Menkes jika Terpilih Jadi Dirjen WHO

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal