Soal Peralihan Jabatan PM dari Mahathir, Anwar Ibrahim: Jika Tuhan Berkehendak, Terjadilah

Anton Suhartono
Anwar Ibrahim (Foto: AFP)

KOTA KINABALU, iNews.id - Isu seputar peralihan jabatan perdana menteri Malaysia dari Mahathir Mohamad kepada Anwar Ibrahim kembali mengemuka beberapa hari terakhir. Hal ini menyusul desakan dari oposisi Malaysia kepada Mahathir agar dia memimpin sampai akhir masa jabatan, yakni 2022.

Padahal, sesuai perjanjian di internal koalisi Pakatan Harapan sebelum pemilu pada Mei tahun lalu, Mahathir akan menyerahkan jabatannya kepada Anwar yang saat itu masih berstatus narapidana, setelah beberapa tahun menjabat.

Presiden Partai Keadilan Rakyat (PKR) itu mengaku tak mempermasalahkan soal waktu peralihan kekuasaan karena pemerintahan Mahathir harus diberi ruang untuk menyelesaikan berbagai permasalahan negara.

Anggota parlemen dari Port Dickson itu juga menyebut banyak orang di sekelilingnya yang berkhianat soal peralihan kekuasaan ini. Mahathir sudah berjanji menyerahkan jabatan kepada Anwat sebelum pemilu ke-15 yang berlangsung pada 2022.

Lebih lanjut Anwar menyebut dirinya muak membahas masalah ini terus menerus. Menurut dia, ada jal yang lebih penting bagi Malaysia yakni pembangunan ekonomi dan kesejahteraan rakyat.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
12 hari lalu

Partainya Kalah di 3 Pemilu, PM Malaysia Anwar Ibrahim Mulai Waswas

15 hari lalu

Terungkap! PM Malaysia Anwar Ibrahim Jalani Operasi Hernia, Sudah Diperbolehkan Pulang

18 hari lalu

PM Malaysia Anwar Ibrahim Dirawat di Rumah Sakit

1 bulan lalu

Tegas! PM Anwar Ibrahim Akan Usir Semua Warga Israel yang Masuk Malaysia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal