KUALA LUMPUR, iNews.id - Waktu penyerahan jabatan perdana menteri Malaysia dari Mahathir Mohamad ke Anwar Ibrahim masih tanda tanya. Belum ada yang bisa memastikan, baik Mahathir maupun Anwar, mengenai waktu pastinya.
Sebelumnya Mahathir mengatakan kemungkinan akan menyerahkan jabatan kepada mantan seterunya itu dalam 2-3 tahun sejak menjabat. Mahathir dilantik menjadi PM Malaysia pada Mei 2018 setelah koalisi Pakatan Harapan menyingkirkan Barisan Nasional yang saat itu dipimpin Najib Razak.
Namun, dalam wawancara dengan Bloomberg, Presiden Partai Keadilan Rakyat (PKR) itu menegaskan bahwa jabatan PM akan disandangnya pada 2020.
"Tentu saja bukan 5 tahun, karena dia (Mahathir) sudah memperjelas bahwa tidak akan lebih dari 2 tahun. Tapi, penting untuk memberi kesempatan bagi Mahathir menjalankan pemerintahan yang efektif karena kami berada dalam situasi sangat sulit," kata Anwar.
Sebelum pemilu Malaysia digelar pada Mei 2018, Mahathir berjanji akan menyerahkan jabatan ke Anwar jika Pakatan Harapan menang. Mahathir membentuk partai baru setelah keluar dari UMNO. Dia kemudian bergabung ke kubu oposisi yang dibentuk Anwar Ibrahim. Saat itu Anwar masih berada di penjara atas kasus tuduhan sodomi dan PKR dipimpin sang istri, Wan Azizah Wan Ismail.