Soal Upaya Pemakzulan, Trump Tuduh Demokrat Ingin Renggut Kebebasan Rakyat AS

Anton Suhartono
Donald Trump (Foto: AFP)

WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali membela diri terkait pemakzulan yang dilakukan kubu oposisi, Partai Demokrat. Sebelumnya dia menyebut alasan yang dituduhkan Demokrat merupakan lelucon.

Trump dituduh menyalahgunakan kekuasaan dengan menekan Presiden Ukraina untuk menyelidiki bakal calon presiden AS Joe Biden yang berasal dari Demokrat. Hal ini terungkap dalam percakapan telepon antara Trump dan presiden Ukraina.

Dalam video yang diunggah melalui Twitter, Sabtu (28/9/2019), Trump mengatakan kepada para pendukungnya bahwa AS berada dalam pertaruhan yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Hak-hak warga AS, kata Trump, diancam akan direnggut oleh kubu Demokrat.

“Mereka ingin mengambil senjata Anda, mereka ingin mengambil jaminan perawatan kesehatan Anda, mereka ingin mengambil suara Anda, mereka ingin merenggut kebebasan Anda,” kata Trump, dalam tayangan, seperti dilaporkan kembali AFP, Minggu (29/9/2019).

Dia menegaskan akan melawan upaya pemakzulan dirinya oleh Demokrat. Menurut Trump, oposisi sengaja ingin menghentikan langkahnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
11 jam lalu

Dasco Buka Suara Usulan Pemakzulan Gibran, DPR Tunggu Putusan Lengkap MA

13 jam lalu

Pascapemilu Sela AS, Donald Trump Isyaratkan Serangan Susulan ke Iran

18 jam lalu

Trump Ancam Serang Iran Lagi: Anda Akan Segera Tahu!

20 jam lalu

Trump Enggan Pecat Menhan Hegseth meski Partai Republik Kalah Pemilu AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal