WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali membela diri terkait pemakzulan yang dilakukan kubu oposisi, Partai Demokrat. Sebelumnya dia menyebut alasan yang dituduhkan Demokrat merupakan lelucon.
Trump dituduh menyalahgunakan kekuasaan dengan menekan Presiden Ukraina untuk menyelidiki bakal calon presiden AS Joe Biden yang berasal dari Demokrat. Hal ini terungkap dalam percakapan telepon antara Trump dan presiden Ukraina.
Dalam video yang diunggah melalui Twitter, Sabtu (28/9/2019), Trump mengatakan kepada para pendukungnya bahwa AS berada dalam pertaruhan yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Hak-hak warga AS, kata Trump, diancam akan direnggut oleh kubu Demokrat.
“Mereka ingin mengambil senjata Anda, mereka ingin mengambil jaminan perawatan kesehatan Anda, mereka ingin mengambil suara Anda, mereka ingin merenggut kebebasan Anda,” kata Trump, dalam tayangan, seperti dilaporkan kembali AFP, Minggu (29/9/2019).
Dia menegaskan akan melawan upaya pemakzulan dirinya oleh Demokrat. Menurut Trump, oposisi sengaja ingin menghentikan langkahnya.