Sosok Min Aung Hlaing, Jenderal Myanmar yang Ambil Alih Kekuasaan dari Aung San Suu Kyi

Djairan
Min Aung Hlaing (Foto: Reuters)

Kekerasan militer Myanmar pada 2017 memicu eksodus 730.000 muslim Rohingya ke Bangladesh. Penyelidik PBB mengatakan operasi militer Myanmar merupakan pembunuhan massal, pemerkosaan berkelompok, serta pembakaran dengan niat genosida.

Sebagai tanggapan, Amerika Serikat (AS) menjatuhkan sanksi terhadap Min Aung Hlaing dan tiga pemimpin militer lainnya pada 2019, serta penuntutan atas beberapa kasus di berbagai pengadilan internasional, termasuk Mahkamah Internasional (ICJ).

Bahkan pada 2019, penyelidik PBB mendesak para pemimpin dunia untuk menjatuhkan sanksi keuangan kepada perusahaan yang terkait dengan militer Myanmar.

Min mengambil alih peran militer sejak berakhirnya junta pada 2011, transisi menuju demokrasi dimulai. Seiring dimulainya masa jabatan pertama Suu Kyi pada 2016, Min berubah dari tentara pendiam menjadi politikus dan tokoh masyarakat.

Dia memperpanjang masa jabatan sebagai panglima tertinggi angkatan bersenjata Myanmar selama 5 tahun lagi pada Februari 2016. Langkah itu mengejutkan para pengamat yang mengira dia akan mundur.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
4 hari lalu

Tragis! 14 Tentara Kazakhstan Tewas saat Latihan Perang, Tersapu Gelombang Laut

9 hari lalu

Rusia Siap Tingkatkan Serangan ke Ukraina usai Moskow Dihantam Ribuan Drone

29 hari lalu

Terungkap, Encek si Napi Narkoba Masih Sempat Kirim Sabu ke Indonesia saat Buron

30 hari lalu

Polri Ungkap Jejak Buron Napi Narkoba yang Kabur dari Rutan: Lari ke Malaysia hingga Thailand

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal