Sosok Pangeran Philip, Korbankan Karier Militer demi Dampingi Ratu Elizabeth II

Anton Suhartono
Pangeran Philip (Foto: Reuters)

Sosok Philip dikenal dengan reputasinya yang keras dan tanpa basa-basi.  Dia juga memainkan peran penting dalam memodernisasi monarki selama periode pasca-Perang Dunia II. Di balik tembok Istana Buckingham, Pangeran Philip menjadi satu-satunya tokoh kunci yang dipercaya Ratu.

"Dia, secara sederhana, telah menjadi sumber kekuatan saya dan bertahan selama ini," kata Ratu, dalam pidato menandai ulang tahun pernikahan ke-50 pada 1997.

Mantan perwira Angkatan Laut itu mengaku sulit untuk melepaskan karier militer yang dicintai lalu mengambil peran sebagai pendamping Ratu, padahal perannya secara konstitusi tidak jelas.

Terlepas dari itu, secara pribadi, dia dianggap sebagai kepala keluarga yang tidak perlu dipertanyakan lagi tanggung jawabnya. Namun ruang geraknya dibatasi oleh protokol kerajaan yang mewajibkan pria itu menghabiskan kehidupan publik satu langkah di belakang istrinya, selaku Ratu Inggris.

Setelah menyelesaikan lebih dari 22.000 penampilan solo, Pangeran Philip pensiun dari kehidupan publik pada Agustus 2017 meski dia masih sesekali tampil di acara resmi.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 hari lalu

Balas Dendam, Iran Masukkan AU dan AL Inggris sebagai Organisasi Teroris

13 hari lalu

Alasan Inggris Bantu Saudi Hadapi Houthi, Kirim Jet Tempur Typhoon dan Pesawat Tanker

14 hari lalu

Inggris Kirim Jet Tempur Thypoon ke Saudi Bantu Perang Melawan Houthi

30 hari lalu

AS Tarik Pesawat Pengebom dari Inggris, Pilot Tetap Siaga Serang Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal