Sosok Rasmus Paludan, Politikus Denmark yang Sering Bakar Alquran

nevriza wahyu utami
Rasmus Paludan (Foto: Reuters)

Paludan lahir di Selandia Utara, Denmark, pada 2 Januari 1982. Ayahnya, Thomas Polvall, berasal dari Swedia dan bekerja sebagai wartawan. Oleh karena itu Paludan memiliki dua kewarganegaraan. Dia memiliki dua saudara kandung, yakni kakaknya Tine Paludan seorang penyair terkenal dan adiknya Martin Paludan seorang penulis. 

Paludan menempuh pendidikan di Universitas Kopenhagen pada 2001 dan mengambil jurusan hukum. Dia tidak melanjutkan kuliahnya karena mengalami kecelakaan hebat saat bersepeda pada 2005. Paludan dinyatakan mengalami cedera kepala serius hingga keadaannya kritis. Usai menjalani operasi, pria 41 tahun itu kembali sehat dan dapat beraktivitas kembali. Namun, pasca kecelakaan, keluarga dan orang-orang di sekitarnya menyebut Paludan lebih temperamental. Paludan juga menyadari jika dirinya kerap merasakan perubahan temperamen secara tiba-tiba pasca-kecelakaan tersebut.

Pria yang juga pernah menjadi dosen salah satu universitas Swedia itu beberapa kali melakukan aksi yang memicu kerusuhan di tempat-tempat yang dihuni banyak warga Muslim. Lewat aksi provokatifnya, dia dikenal sebagai politikus anti-imigran, anti-Islam, dan terkenal pula dengan sikapnya yang rasis. 

Paludan pernah dihukum penjara karena melakukan aksi rasisme. Dia dijatuhi 14 dakwaan, termasuk rasisme, pencemaran nama baik, dan kecelakaan yang merenggut nyawa seorang pria. Akibatnya, dia dilarang beraktivitas sebagai pengacara selama 3 tahun dan mengemudi selama setahun.

Dia pernah merencanakan unjuk rasa di Berlin, Jerman, pada Oktober 2020 namun dilarang masuk negara itu. Tak sampai di situ, Paludan bersama lima aktivis lainnya ditangkap di Belgia atas tuduhan ingin menyebarkan kebencian dengan membakar Alquran di Brussels.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Heboh, Menteri Perempuan Swedia Bawa Bayi ke Pertemuan Uni Eropa

57 tahun lalu

Tok! Kakek 61 Tahun di Swedia Divonis Penjara gegara Paksa Istri Layani 120 Pria

57 tahun lalu

Arab Saudi Pamerkan Mushaf Alquran Berusia 1.000 Tahun, Masih Terawat Baik

57 tahun lalu

Bejat! Suami Jual Istri untuk Layani Seks 120 Pria, Pasang Iklan di Medsos

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal