Sosok Samuel Rowbotham, Ilmuwan yang Populerkan Bumi itu Datar

Ajeng Wirachmi
Samuel Rowbotham (Screengrab: YouTube)

Melansir buku ‘Earth Not a Globe’ karya Samuel Rowbotham yang ditulis tahun 1881, istilah Zetetic diambil dari bahasa Yunani, yakni zeteo yang berarti memeriksa atau mencari. 

“Alam berbicara kepada kita dalam bahasa yang aneh. Dia selalu menjawab pertanyaan yang diajukan kepadanya. Alam terbentang di depan kita sebagai panorama. Mari kita jelajahi dan temukan kesenangan,” kata Rowbotham, dalam bukunya. 

Mengenai pandangannya itu, Rowbotham melakukan perjalanan ke berbagai wilayah di Inggris untuk memberikan kuliah di universitas atau institut. Di akhir sesi kuliahnya, Rowbotham akan berdebat dengan pemikir-pemikir cerdas tentang bentuk bumi. Di saat itulah Rowbotham berhasil menarik perhatian penonton untuk setuju dengan pendapatnya. 

Gerakan pun Zetetic meluas hingga akhirnya didirikanlah Universal Zetetic Society. Keberadaan gerakan ini mulai tenggelam ketika masa Perang Dunia I. 

Ada satu hal yang menarik mengenai kehidupan pribadi Rowbotham. Pada 1861, dia menikahi gadis berusia 15 tahun. Padahal, kala itu usianya sudah menginjak 46 tahun. 

Menurut berbagai sumber, dia dikaruinia anak perempuan hasil pernikahannya, namun secara tak sengaja meracuninya dengan obat tertentu. Rowbotham meninggal dunia pada 23 Desember 1884 di London. 

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
4 hari lalu

Militer AS Serang Iran Lagi, Ledakan Guncang Beberapa Kota

7 hari lalu

Kabar Duka, Mantan Dubes Indonesia untuk Mesir Bachtiar Aly Meninggal Dunia 

9 hari lalu

Perang Berpotensi Meluas, Inggris Siap-Siap Hadapi Serangan Iran

9 hari lalu

Iran Ancam Serang Pangkalan Militer Inggris, Sebut Kaki-Tangan AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal