Sosok Sushila Karki Mantan Ketua Mahkamah Agung Calon PM Nepal, Pejuang Anti-Korupsi Sejati

Anton Suhartono
Sushila Karki ditunjuk oleh perwakilan kelompok pemuda untuk negosiasi dengan militer guna membentuk pemerintahan baru (Foto: X/Airnewsalerts)

Setahun setelah menjabat, dia menghadapi upaya pemakzulan oleh pemerintah yang saat itu dipimpin kelompok Maois. Namun pemakzulan melalui mosi tidak percaya di parlemen tersebut dibatalkan setelah mendapat reaksi keras dari masyarakat dan lembaga peradilan.

Dalam wawancara dengan stasiun televisi India NDTV sebelum demonstrasi pecah pada Senin (8/9/2025), Karki menegaskan pemerintahan saat ini harus mundur.

"Pemerintah ini harus mundur. Para pemimpin ini sudah ketinggalan zaman. Mereka tidak punya visi, tidak punya pendidikan. Mungkin mereka punya ijazah, tapi mereka tampak tidak berpendidikan," katanya.

Perdana Menteri KP Sharma Oli sudah mengumumkan mundur pada Selasa lalu bersama empat menterinya. Sementara itu Presiden Nepal tetap menjalankan tugas pemerintahan sampai ada kesepakatan yang dicapai antara demonstran dengan militer.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
8 jam lalu

Menkum Tegaskan KUHP dan KUHAP Baru Tak Batasi Kebebasan Berpendapat, termasuk Demonstrasi

Internasional
5 hari lalu

Iran Diguncang Demonstrasi Besar-besaran, Toko dan Tempat Usaha Tutup

Nasional
5 hari lalu

Survei Kemenag: Gen Z Lebih Toleran dan Melek Alquran Dibanding Milenial

Internasional
13 hari lalu

Aktivis Greta Thunberg Ditangkap di Inggris saat Demo Pro-Palestina, Dijerat UU Terorisme

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal