Spekulasi AS Serang Iran, Maskapai Internasional Batasi Penerbangan di Timur Tengah

Anton Suhartono
Maskapai-maskapai penerbangan internasional menghindari wilayah udara di Timur Tengah menyusul kemungkinan serangan Amerika Serikat ke Iran (Foto: AP)

WASHINGTON, iNews.id - Maskapai-maskapai penerbangan internasional menghindari wilayah udara di Timur Tengah menyusul kemungkinan serangan Amerika Serikat (AS) ke Iran.

Presiden AS Donald Trump pada 22 Januari lalu mengatakan kapal-kapal perangnya menuju Iran yang menyiratkan kemungkinan serangan yang dipicu penanganan demonstrasi rusuh di negara tersebut.

Regulator penerbangan Uni Eropa pada 18 Januari lalu merekomendasikan agar maskapai menjauhi wilayah udara Iran karena meningkatnya ketegangan.

Maskapai KLM pada Sabtu (24/1/2026) menyatakan akan menghindari penerbangan di atas sebagian besar wilayah Timur Tengah hingga pemberitahuan lebih lanjut karena meningkatnya ketegangan.

"Sebagai tindakan pencegahan, mengingat situasi geopolitik, KLM tidak akan terbang melalui wilayah udara Iran, Irak, dan Israel dan tidak akan terbang di atas beberapa negara di wilayah Teluk," kata seorang juru bicara KLM.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
10 jam lalu

Komentari Trump, Presiden Iran: Kami Bukan Negara Teroris, Justru Korban Terorisme

13 jam lalu

Gawat! Iran Peringatkan Perang Lawan AS Bisa Meluas ke Samudera Hindia

1 hari lalu

Balas Trump, Presiden Meksiko: Susah Bertetangga dengan Negara yang Pengguna Narkobanya Banyak

1 hari lalu

Presiden Iran Pidato Kecam Trump di Sidang Umum PBB, Delegasi AS dan Israel Walk out 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal