Spekulasi AS Serang Iran, Maskapai Internasional Batasi Penerbangan di Timur Tengah

Anton Suhartono
Maskapai-maskapai penerbangan internasional menghindari wilayah udara di Timur Tengah menyusul kemungkinan serangan Amerika Serikat ke Iran (Foto: AP)

Air France melanjutkan penerbangan ke Dubai, Uni Emirat Arab, pada 24 Januari, setelah menangguhkannya sehari sebelumnya. Maskapai Prancis itu menegaskan terus mempelajari perkembangan situasi di Timur Tengah.

"Air France terus memantau situasi geopolitik wilayah-wilayah yang dilayani dan dilintasi oleh pesawatnya," bunyi pernyataan maskapai.

Lufthansa sejak 14 Januari menyatakan akan menghindari wilayah udara Iran dan Irak hingga pemberitahuan lebih lanjut. Maskapai Jerman itu hanya mengoperasikan penerbangan siang hari ke Tel Aviv dan Amman, Yodrania, antara 14 hingga 19 Januari.

British Airways untuk sementara menghentikan penerbangan menuju Bahrain pada 16 Januari sebagai tindakan pencegahan sambil terus memantau situasi di kawasan secara cermat.

Penerbangan ke Bahrain dilanjutkan kembali pada Sabtu kemarin.

Finnair menyatakan pada 16 Januari, menghentikan penerbangan melalui wilayah udara Irak, dan mengalihkan ke Doha dan Dubai melalui Arab Saudi.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
18 jam lalu

DPR AS Sahkan UU Hentikan Bantuan Dana untuk Kampus yang Boikot Israel

20 jam lalu

Nah, Rusia Ungkap Kemungkinan Rencana AS Kerahkan Pasukan ke Perbatasan Iran

23 jam lalu

Fantastis! Iran Tembak Jatuh 45 Drone MQ-9 Reaper AS Selama Perang, Nilainya Rp23 Triliun

24 jam lalu

Trump Janjikan Kemenangan Segera Perang Lawan Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal