Studi: Umur Penduduk Asia Selatan Bisa Berkurang 5 Tahun Lebih karena Polusi Udara

Ahmad Islamy Jamil
Ibu kota India, New Delhi, yang berpenduduk padat, tercatat sebagai kota besar dengan tingkat polusi paling tinggi di dunia. Rata-rata harapan hidup penduduk di sana dikatakan berkurang lebih dari 10 tahun. (Foto: Reuters)

Studi EPIC mengatakan, dengan mengurangi tingkat partikel udara yang merusak paru-paru (atau juga dikenal sebagai PM 2.5) ke tingkat yang direkomendasikan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), rata-rata harapan hidup orang dapat meningkat sebesar 2,3 tahun. Dengan kata lain, akan ada peningkatan total 17,8 miliar tahun hidup bagi populasi manusia di bumi ini.

Rata-rata harapan hidup penduduk Pakistan akan bertambah 3,9 tahun jika membatasi rata-rata konsentrasi PM 2,5 tahunan menjadi 5 mikrogram per meter kubik jika mengikuti pedoman WHO. Sementara itu, warga di Nepal akan hidup 4,6 tahun lebih lama jika pedoman badan PBB tersebut dipenuhi.

Laporan EPIC juga mengungkapkan, China telah berupaya mengurangi polusi sebesar 42,3 persen antara 2013 dan 2021. 

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
8 jam lalu

Mengenal Broad Peak, Gunung Maut di Pakistan yang Merenggut Nyawa Nirmal Purja

8 jam lalu

Kronologi Lengkap Kematian Tragis Pendaki Nirmal Purja di Broad Peak Pakistan

2 hari lalu

Prabowo Belajar dari India yang Bangun 40 Juta Rumah dalam 12 Tahun, Begini Caranya

3 hari lalu

Bak Dokter Gigi, Presiden Brasil Lula Periksa Bos WHO sambil Ngomongin Trump

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal