Suami Dibunuh Harimau, 3.000 Perempuan di Desa Ini Menjadi Janda

Djairan
Harimau benggala. (Foto: iNews/Yuwono)

Dari 60.000 pekerja di hutan itu, hanya seperempat dari mereka yang memiliki izin untuk bekerja. Sejauh ini, hanya 21 kasus kematian akibat penyiksaan harimau yang dilaporkan ke pemerintah setempat, dan hanya 4 kasus yang memenuhi syarat untuk diberi kompensasi.

Seperti yang dialami Haridasi Mandal, suaminya yang bernama Haren (46) dibunuh harimau pada 2014. Saat ini, putra sulungnya terpaksa bekerja di lokasi yang sama dengan tempat Haren dibunuh, meski sang buah hati juga dihantui rasa takut kehilangan nyawa. 

Begitupun dengan Sulata Mandal (35). Suaminya, Sujit, tewas diserang harimau saat memancing pada April tahun lalu.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
8 hari lalu

Prabowo Tiba di Tanah Air usai Hadiri KTT BRICS 2026 di India

9 hari lalu

KTT BRICS 2026, Prabowo Bicara Posisi Indonesia di Cincin Api dan Ancaman Perubahan Iklim

9 hari lalu

Prabowo di KTT BRICS: Indonesia Tak Ingin Didikte Kekuatan Mana pun

9 hari lalu

Momen Prabowo, Putin hingga Xi Jinping Tanam Pohon Banyan di Sela KTT BRICS

10 hari lalu

Prabowo bakal Bicara soal Pandangan RI saat Hadiri KTT BRICS di India

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal