Sukhoi Su-35 Rusia Tempel Dekat Pesawat Militer AS di Suriah, Bahayakan 4 Awak Amerika

Ahmad Islamy Jamil
Jet tempur Sukhoi Su-35 buatan Rusia sedang terbang untuk menjalankan misinya (ilustrasi). (Foto: Ist.)

WASHINGTON DC, iNews.id – Sebuah jet tempur Rusia terbang sangat dekat dengan pesawat pengintai AS di atas Suriah, akhir pekan lalu. Akibatnya, pesawat militer Amerika itu terpaksa melewati gelombang turbulen hingga membahayakan nyawa empat awak di dalamnya, menurut para pejabat AS.

Dikatakan bahwa insiden itu terjadi tepat sebelum tengah hari pada Minggu (16/7/2023) waktu AS. Peristiwa tersebut menjadi eskalasi yang paling menegangkan yang melibatkan pesawat AS dan Rusia di Suriah dalam beberapa pekan terakhir.

Adapun jet tempur Rusia yang terlibat insiden akhir pekan lalu berjenis Su-35. Sementara pesawat AS yang ditempelinya berjenis MC-12. 

Menurut pejabat AS, pencegatan oleh Sukhoi Rusia itu menyebabkan terhambatnya kemampuan awak AS untuk mengoperasikan pesawat MC-12 mereka dengan aman. Mereka menyebut pilot Rusia yang membawa Su-35 itu menunjukkan perilaku yang tidak aman dan dapat mengakibatkan kecelakaan atau korban jiwa.

Arab News melansir, dalam beberapa minggu terakhir, jet tempur Rusia sudah berulang kali mengusik drone MQ-9 tak berawak AS di Suriah. Akan tetapi, insiden yang terbaru ini menimbulkan kekhawatiran lantaran membahayakan nyawa orang Amerika.

Para pejabat AS—yang berbicara tanpa menyebut nama—itu tidak mengatakan seberapa dekat jet Rusia itu dengan pesawat MC-12 milik AS. Pesawat itu secara rutin dipakai militer Amerika dalam kegiatan pengawasan untuk mendukung operasi melawan kelompok ISIS di Suriah.

Dalam dua minggu terakhir, jet tempur Rusia kedapatan terbang sangat dekat dengan drone MQ-9 Reapers milik AS. Pesawat Moskow bahkan menyalakan suar dan memaksa drone tersebut untuk melakukan manuver mengelak. 

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
12 jam lalu

Abaikan Trump, Para Pejabat Israel Serukan Pendudukan Gaza secara Permanen

Internasional
14 jam lalu

Nah, Mantan Presiden Rusia Klaim Warga Greenland Ingin Bergabung dengan Negaranya

Internasional
15 jam lalu

Bela Iran, Rusia Kutuk Intervensi Amerika Cs terkait Demonstrasi Berdarah

Internasional
16 jam lalu

Greenland Tegaskan Tak Rela Dicaplok AS Apa pun Alasannya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal