Surat Perintah Penangkapan Putin Bisa Berdampak Mengerikan bagi Hukum Internasional

Anton Suhartono
Dmitry Medvedev (Foto: Reuters)

MOSKOW, iNews.id - Mantan Presiden Rusia Dmitry Medvedev tampaknya belum puas dengan komentarnya soal surat perintah penangkapan yang dikeluarkan Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) terhadap Presiden Vladimir Putin. Dia kembali melontarkan kecaman, kali ini menyinggung soal hukum internasional.

Pria yang saat ini menjabat Wakil Ketua Dewan Keamanan Nasional tersebut mengatakan, surat penangkapan terhadap Putin akan memiliki dampak yang mengerikan bagi hukum internasional. ICC mengeluarkannya untuk menangkap pemimpin negara yang sudah tak lagi menjadi anggotanya.

"Mereka memutuskan untuk mengadili presiden dari (negara) kekuatan nuklir yang tidak ikut serta dalam ICC dengan alasan yang sama dengan AS dan negara lain," kata Medvedev, dalam sebuah posting-an di Telegram, Senin (20/3/2023), seperti dilaporkan kembali Reuters.

Sebelumnya Medvedev menyebut surat perintah itu seperti tisu toilet.

"(Tidak perlu) Menjelaskan di mana (surat perintah penangkapan), kertas ini seharusnya digunakan...," katanya dalam cuitan, seraya menambahkan emoji tisu toilet di akhir posting-an.

ICC menuduh Putin bertanggung jawab secara pribadi serta memberikan perintah atas pendeportasian anak-anak Ukraina secara ilegal serta pemindahan anak-anak juga secara tidak sah dari wilayah pendudukan Rusia di Ukraina. 

Selain Putin, ICC juga mengeluarkan surat perintah penangkapan kepada Maria Lvova-Belova, komisaris untuk hak-hak anak Rusia atas tuduhan yang sama.

Juru Bicara Kremlin Dmitry Peskov berulang kali mengatakan, Rusia bukan anggota ICC lagi dan yurisdiksinya tidak diakui di Rusia. Dengan begitu setiap keputusan ICC terhadap Rusia batal demi hukum.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
2 hari lalu

Trump Tolak Tawaran Putin Perpanjang Kesepakatan Nuklir AS-Rusia New START

Internasional
8 hari lalu

Trump Sebut Putin bakal Hentikan Serangan ke Kiev selama Seminggu

Internasional
18 hari lalu

Trump Yakin Konflik Rusia-Ukraina Tak Akan Picu Perang Dunia III

Internasional
20 hari lalu

Lupakan Perang Ukraina, Trump Undang Putin Gabung Dewan Perdamaian Gaza

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal