Suriah Klaim Seluruh Pemberontak Keluar dari Ghouta Timur

Anton Suhartono
Kelompok Jaish Al Islam bersama keluarga mereka melaksanakan salat di tengah perjalanan meninggalkan Douma (Foto: AFP)

Menurut data Lembaga Pemantau HAM Suriah, sejak serangan dilancarkan, 1.700 warga sipil tewas. Hampir seluruh bangunan kota hancur dihujani rudal, menjadikan Ghouta Timur sebagai “neraka dunia”.

Serangan besar terakhir terjadi pada Sabtu 7 April di Douma. Pasukan Suriah diduga kuat menggunakan senjata kimia menyerang Douma yang memicu reaksi keras internasional. Buntutnya, Amerika Serikat, Inggris, dan Prancis, menyerang fasilitas senjata nuklir rezim Bashar Al Assad pada Sabtu 14 April.

Sementara itu, tokoh kelompok Jaish Al Islam, Mohammad Alloush, menganggap serangan AS dan sekutunya belum cukup untuk menghentikan kekejaman Assad.

Menurut dia, Assad telah memperkuat cengkeraman di negaranya yang sudah lama dilanda perang itu.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
1 bulan lalu

Militer Israel Tertekan! Amunisi 30 Tahun Habis dalam 3 Tahun untuk Perang, Ribuan Tank Rusak

1 bulan lalu

Perang Brutal, Tentara Israel Gunakan Amunisi untuk 30 Tahun hanya dalam 3 Tahun

1 bulan lalu

AS Cabut Status Terorisme, Presiden Suriah: Lembaran Baru Dibuka, Noda Hitam Dihapus

1 bulan lalu

Akhirnya, AS Cabut Status Suriah sebagai Negara Sponsor Terorisme

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal