Survei Ungkap 81% Warga Setuju Perempuan Boleh Menjadi Kaisar Jepang

Anton Suhartono
Kaisar Naruhito dan Permaisuri Masako (Foto: AFP)

Juru bicara pemerintah, Yoshihide Suga, mengatakan, pihaknya sangat hati-hati mempelajari masalah ini.

Tidak hanya perempuan yang tak dibolehkan menjadi pewaris takhta, namun juga anggota kekaisaran yang kehilangan status kebangsawaan karena menikah dengan orang biasa. Anak-anak mereka juga tidak dianggap bagian dari garis kekaisaran.

Sementara ituy kalangan konservatif tetap bersikukuh menentang revisi UU Kekaisaran untuk memungkinkan perempuan naik takhta.

Survei melibatkan 732 rumah tangga yang dipilih secara acak dengan total 1.009 responden.

Hasil survei ini sesuai dengan jajak pendapat beberapa tahun terakhir yang menunjukkan dukungan publik untuk memberikan kesempatan perempuan menjadi kaisar.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
29 menit lalu

Menhan Sjafrie dan Menhan Jepang Tiba di Jakarta, Siap Teken Kerja Sama Pertahanan

Internasional
2 hari lalu

Keji, Suami Bakar Jasad Istri di Kebun Binatang

Internasional
5 hari lalu

Indonesia Pinjamkan Sepasang Komodo ke Kebun Binatang Jepang, Ditukar Panda Merah

Nasional
7 hari lalu

Gempa Besar M6 Guncang Hokkaido Jepang, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami di Indonesia

Internasional
9 hari lalu

Jepang Dilanda Kebakaran Hutan Dahsyat, Ribuan Orang Dievakuasi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal