Swiss Tolak Masukkan Hamas dalam Daftar Teroris, Ini Alasannya

Anton Suhartono
Swiss menolak permintaan kelompok Yahudi untuk masukkan Hamas dalam daftar teroris (Foto: AP)

Uni Eropa sudah memasukkan Hamas sebagai organisasi teroris, sehingga tidak bisa memainkan peran mediasi apa pun. Di sisi lain Swiss bukan anggota blok tersebut dan masih bisa memainkan peran sebagai penengah.

Swissinfo melaporkan, Hamas saat ini dipandang sebagai partai politik terkuat di Palestina, tak hanya di Jalur Gaza yang sejak lama mereka kuasai, melainkan juga di Tepi Barat.

"Menjadi pertanyaan apakah melarang Hamas akan mencapai banyak perubahan," kata Swissinfo.

Seorang pakar Timur Tengah, Erich Gysling, mengatakan kepada Luzerner Zeitung, Hamas merupakan partai politik yang diperhitungkan dan harus diajak berdialog.

Serangan Israel ke Gaza selama 11 hari menewaskan sedikitnya 255 warga, termasuk 66 anak-anak. Lebih dari 1.900 lainnya luka, sebagian masih dalam kondisi kritis. Sementara di pihak Israel 13 orang tewas termasuk dua anak-anak.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Media AS Ungkap Israel Berencana Bunuh Menlu dan Ketua Parlemen Iran

57 tahun lalu

Iran Larang Badan Energi Atom Periksa Fasilitas Nuklir yang Hancur Diserang AS

57 tahun lalu

Kecam Netanyahu, Mantan Kepala Staf IDF: Dia Bikin Israel Kehilangan Arah!

57 tahun lalu

Keji! Israel Bunuh Kiper Tim Sepak Bola Palestina

57 tahun lalu

Parlemen Israel Setujui RUU Larang Kumandang Azan di Masjid-Masjid

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal