Swiss Tolak Masukkan Hamas dalam Daftar Teroris, Ini Alasannya

Anton Suhartono
Swiss menolak permintaan kelompok Yahudi untuk masukkan Hamas dalam daftar teroris (Foto: AP)

Swissinfo melaporkan, Hamas saat ini dipandang sebagai partai politik terkuat di Palestina, tak hanya di Jalur Gaza yang sejak lama mereka kuasai, melainkan juga di Tepi Barat.

"Menjadi pertanyaan apakah melarang Hamas akan mencapai banyak perubahan," kata Swissinfo.

Seorang pakar Timur Tengah, Erich Gysling, mengatakan kepada Luzerner Zeitung, Hamas merupakan partai politik yang diperhitungkan dan harus diajak berdialog.

Serangan Israel ke Gaza selama 11 hari menewaskan sedikitnya 255 warga, termasuk 66 anak-anak. Lebih dari 1.900 lainnya luka, sebagian masih dalam kondisi kritis. Sementara di pihak Israel 13 orang tewas termasuk dua anak-anak.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
6 jam lalu

Ribuan Warga Israel Demonstrasi Tolak Perang, Dipukuli hingga Ditangkap Polisi

Internasional
6 jam lalu

Iran Akan Hancurkan Kampus-Kampus AS di Timur Tengah, Peringatkan Dosen dan Mahasiswa Menjauh

Internasional
7 jam lalu

AS Tembakkan 850 Lebih Rudal Tomahawk dalam Perang Iran, Persediaan Sekarat?

Internasional
9 jam lalu

AS Tak Terpengaruh Perang Timteng, Pasokan Minyak Aman meski Selat Hormuz Diblokade

Internasional
13 jam lalu

Intelijen Turki Endus Upaya Licik Israel Gagalkan Negosiasi Damai AS-Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal