Tak Diundang KTT ASEAN, Myanmar: Kami Punya Hak yang Sama 

Anton Suhartono
Pemimpin junta militer Myanmar Min Aung Hlaing saat hadir di pertemuan darurat ASEAN di Jakarta (Foto: Istana Presiden RI via Reuters)

YANGON, iNews.id - Pemerintah junta militerMyanmar menolak keputusan ASEAN yang tidak mengundang negaranya dalam KTT yang berlangsung pada 26-28 Oktober 2021. Sebaliknya, ASEAN mengundang perwakilan non-politik ke pertemuan tersebut. 

Myanmar menilai keputusan itu merupakan penghinaan yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap pemerintahan junta sejak kudeta 1 Februari 2021.

Kementerian Luar Negeri Myanmar menyatakan, pemerintahan Myanmar harus menikmati hak yang sama dan penuh untuk berpartisipasi dalam pertemuan puncak 10 negara ASEAN.

Para menlu negara ASEAN dalam pertemuan darurat pada Jumat pekan lalu membuat keputusan berani yang diambil melalui konsensus untuk tidak melibatkan Myanmar. Ini merupakan keputusan berani karena biasanya ASEAN cenderun tak mencampuri urusan dalam negeri anggotanya.

Pemerintahan junta menegaskan keputusan itu bertentangan dengan prinsip konsensus ASEAN.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Markas Judol di Hayam Wuruk Pakai Pola Operasi ala Kamboja dan Myanmar

57 tahun lalu

MNC University Siapkan Riset Bersama hingga Double Degree, Perkuat Integrasi Pendidikan Tinggi ASEAN

57 tahun lalu

Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana: Fokus Selesaikan Persoalan Dalam Negeri

57 tahun lalu

KTT Rusia-ASEAN, Putin Jamu 11 Pemimpin Negara ASEAN Hari Ini

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal