Tak Ingin Penyiksaannya Dibesar-besarkan, Greta Thunberg: Fokus pada Gaza!

Anton Suhartono
Greta Thunberg memilih tidak menjadikan dirinya pusat perhatian setelah mengalami penyiksaan oleh pasukan Israel (Foto: AP)

Namun, kesaksian dari sesama aktivis mengungkapkan kebrutalan pasukan Israel. Aktivis asal Turki, Ersin Celik, mengatakan Thunberg dijambak, dipukuli, dan dipaksa mencium bendera Israel.

Saksi lain, jurnalis Italia Lorenzo D’Agostino, menyebut tentara Israel bahkan menyelimuti Greta dengan bendera Israel kemudian mengaraknya seperti trofi di hadapan tahanan lain.

Sumber diplomatik Swedia di Tel Aviv juga mengonfirmasi adanya laporan bahwa Thunberg dipaksa berpose sambil memegang bendera Israel untuk difoto. 

Dalam email resmi, disebutkan Thunberg merasa “dipermalukan dan diperlakukan tidak manusiawi.”

Selama penahanan, aktivis berusia 22 tahun itu tidak mendapat air bersih dan makanan layak, bahkan harus tidur di sel penuh kutu busuk hingga mengalami dehidrasi dan luka di kulit. 

Meski begitu, Greta tetap menolak menjadikan pengalamannya sebagai pusat cerita.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Lebanon Rugi Rp72 Triliun akibat Serangan Israel sejak 2 Maret, Belum Termasuk Kerusakan Ekonomi

57 tahun lalu

Menhan Israel Ancam Bunuh Pemimpin Tertinggi Mojtaba saat Iran Gelar Pemakaman Ali Khamenei

57 tahun lalu

Hamas Bubarkan Pemerintahan Gaza di Tengah Proses Gencatan Senjata dengan Israel

57 tahun lalu

Ari Lasso Suarakan Kemerdekaan Palestina di Panggung Prambanan Jazz 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal