Tak Mau Ditendang Keluar, Rusia Lebih Dulu Angkat Kaki dari Dewan Eropa

Umaya Khusniah
Presiden Rusia Vladimir Putin dijadRusia memutuskan keluar dari Dewan Eropa sebelum lembaga itu menendangnya keluar usai menginvasi Ukraina. (Foto :Kremlin.ru)

Sebelumnya, Yunani telah melakukan hal yang sama pada tahun 1969. Kedua negara itu melakukan langkah serupa untuk menghindari pengusiran. 

Bagi Yunani, keputusan keluar dilakukan setelah sekelompok perwira tentara merebut kekuasaan dalam kudeta militer. Meski demikian, Yunani kembali menjadi anggota Dewan Eropa setelah memulihkan demokrasi lima tahun kemudian.

Konsekuensi bila Rusia tak menjadi anggota Dewan Eropa yakni konvensi hak asasi manusia tak akan berlaku untuk negara tersebut. Dengan demikian, warga Rusia tidak akan lagi dapat mengajukan banding ke Pengadilan HAM Eropa terhadap pemerintah mereka. Selain itu, hukuman mati juga dapat diberlakukan di Rusia. 

Rusia menjelaskan keputusannya untuk angkat kaki dari Dewan Eropa dan menuduh negara-negara Barat merusak badan hak asasi manusia. Dewan Eropa telah menangguhkan keanggotaan Rusia pada 25 Februari, sehari setelah menginvasi Ukraina.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
Internasional
1 hari lalu

Rusia Ancam Serang Kiev saat Peringatan Berakhirnya PD II, Minta Diplomat Asing Mengungsi

Internasional
1 hari lalu

Ukraina Umumkan Gencatan Senjata Victory Day 5-6 Mei, Rusia Pilih Berbeda

Nasional
3 hari lalu

Pigai Sebut Pernyataan Amien Rais Bukan Kebebasan Berpendapat, Berpotensi Langgar HAM

Nasional
3 hari lalu

Bahlil Bagikan Kabar Baik, Minyak Rusia Sebentar lagi Masuk Indonesia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal