Tak Puas Dipimpin Junta Militer, Pasukan Oposisi Rebut Satu Kota di Myanmar

Muhammad Fida Ul Haq
Satu kota di Myanmar direbut dari Junta Militer (Foto: AP Photo)

NAYPIDAW, iNews.id - Pasukan oposisi terus melawan junta militerMyanmar yang dinilai menjalankan pemerintahan secara tidak demokratis. Kota Kawlin yang mempunyai populasi 25.000 berhasil direbut.

Pasukan oposisi itu tergabung dalam National Unity Government (NUG). Kelompok itu membentuk pemerintahan bayangan untuk menyaingi junta militer.

Junta militer memerintah di Myanmar usai menggulingkan pemerintahan demokratis pada 2021. Sejak saat itu, muncul banyak pemberontakan.

"Kini sebuah kota tingkat distrik berada dalam kendali kami," kata Perdana Menteri NUG Mahn Winn Khaing Thann, seperti dikutip dari Reuters, Rabu (8/11/2023).

Kota itu jatuh setelah tentara junta yang berada di lokasi menyerah dalam pertempuran sengit.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
2 hari lalu

500 Lebih Pengungsi Rohingya Dikhawatirkan Tewas akibat Kapal Tenggelam

22 hari lalu

Markas Judol di Hayam Wuruk Pakai Pola Operasi ala Kamboja dan Myanmar

27 hari lalu

AHY: Oposisi Harus Konstruktif dan Beri Solusi, Tak Boleh Pecah Belah Bangsa

2 bulan lalu

Ngeri! Ledakan Dahsyat Tewaskan 55 Orang di Wilayah Kekuasaan Pemberontak Myanmar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal