Tak Sepakat soal Gencatan Senjata dengan Gaza, Menhan Israel Mundur

Anton Suhartono
Avigdor Lieberman (Foto: AFP)

TEL AVIV, iNews.id - Keputusan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu untuk menerima permintaan gencatan senjata dari pihak militan Gaza, Palestina, dikritik kalangan pemerintah, termasuk Menteri Pertahanan Avigdor Lieberman.

Dia menilai Israel tak seharusnya tunduk dengan permintaan militan Gaza, termasuk Hamas, yang mengontrol wilayah berpenduduk 2 juta jiwa lebih itu.

Lieberman pun mengumumkan pengunduran dirinya, Rabu (14/11/2018), setelah berdebat sengit dengan kubu pendukung gencatan senjata di pemerintah.

"Apa yang terjadi kemarin, kesepakatan gencatan senjata melalui proses dengan Hamas, menyerah pada teror. Itu tidak memiliki arti lain," kata Lieberman, dikutip dari AFP.

"Apa yang dilakukan negara sekarang adalah membeli kesenyapan (gencatan senjata) jangka pendek dengan harga yang bisa merusak jangka panjang keamanan nasional yang lebih parah," katanya lagi.

Lebih lanjut dia mendesak dipercepatnya pemilihan umum. Lieberman diketahui akan maju sebagai perdana menteri melawan Netanyahu.

"Kita harus menyepakati tanggal untuk pemilu secepat mungkin," ujarnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
8 jam lalu

Panen Zaitun Berujung Kekerasan, Pemukim Israel Serang Petani Palestina di Tepi Barat

8 jam lalu

Akar Konflik Netanyahu dan Eks Bos Intelijen Israel hingga Berujung Gugatan

9 jam lalu

Ngeri! Wali Kota di Prancis Jadi Korban Serangan Pemukim Israel di Tepi Barat

12 jam lalu

Makin Brutal! Pemukim Ilegal Israel Serang Diplomat Eropa di Tepi Barat, Pecahkan Kaca Mobil

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal