Tak Takut Sanksi PBB, Iran: Kami Tak Bisa Ditekan

Anton Suhartono
Iran menegaskan tidak akan tunduk pada tekanan internasional setelah Dewan Keamanan PBB kembali menjatuhkan sanksi (Foto: AP)

Namun, pada 2018 Amerika Serikat di bawah Presiden Donald Trump keluar dari JCPOA dan kembali memberlakukan sanksi sepihak. Sebagai respons, Iran secara bertahap mengurangi kepatuhannya pada perjanjian itu, termasuk menaikkan tingkat pengayaan uranium hingga 60 persen, jauh di atas batas 3 persen yang diatur JCPOA.

Negara-negara Barat mencurigai langkah tersebut sebagai upaya membuat senjata nuklir, tuduhan yang berulang kali dibantah Iran. Teheran menegaskan program nuklirnya sepenuhnya untuk kepentingan sipil, bukan militer.

Dukungan Rusia dan China

Langkah E3 memulihkan sanksi tidak sepenuhnya mendapat dukungan internasional. Rusia dan China bahkan menolak keras, terbukti ketika Dewan Keamanan menolak resolusi mereka untuk memperpanjang Resolusi 2231 terkait JCPOA. Moskow menyatakan tetap tidak mengakui penerapan sanksi baru terhadap Iran dan berkomitmen melanjutkan berbagai bentuk kerja sama dengan Teheran.

Dengan sikapnya, Iran menegaskan pesan jelas ke dunia: tekanan dan sanksi tidak akan membuat Republik Islam tunduk, melainkan semakin memperkuat tekadnya untuk bertahan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
9 jam lalu

Tabrakkan Mobil ke Parade LGBT di Berlin Jerman, Pelaku Ditembak Mati

2 hari lalu

Indonesia Dorong Dewan Keamanan PBB Perkuat Pencegahan Konflik 

2 hari lalu

Karhutla Kian Tak Terkendali, 250.000 Warga Prancis dan Spanyol Mengungsi

3 hari lalu

Perang Berpotensi Meluas, Inggris Siap-Siap Hadapi Serangan Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal