Tak Terima Disebut Kalah Negosiasi dari Iran, AS Tarik 5.000 Pasukan dari Jerman

Anton Suhartono
Amerika Serikat akan menarik 5.000 tentara dari Jerman di tengah ketegangan kedua negara terkait perang AS melawan Iran (Foto: Reuters)

WASHINGTON, iNews.id - Amerika Serikat (AS) akan menarik 5.000 tentara dari Jerman di tengah ketegangan kedua negara terkait perang Iran. Kanselir Jerman Friedrich Merz bersitegang dengan Presiden AS Donald Trump. Pemicunya, Merz mengatakan Iran mempermalukan AS dalam negosiasi terkait konflik yang berlangsung sejak 28 Februari tersebut.

Merz juga membandingkan perang tersebut dengan kekacauan militer sebelumnya seperti invasi AS ke Irak dan Afghanistan.

“Saat ini, situasinya cukup rumit dan ini menghabiskan banyak uang. Konflik ini, perang melawan Iran, berdampak langsung pada output ekonomi kita,” ujarnya.

Departemen Pertahanan AS (Pentagon) membuat keputusan untuk menarik pasukan dari negara sekutu NATO itu, Jumat (1/5/2026).

Sebelum itu, Trump membalas pernyataan Merz dalam unggahan di akun media sosial, Truth Social. Menurut dia, Merz seharusnya menghabiskan lebih banyak waktu untuk mengakhiri perang Rusia dengan Ukraina.

Bukan hanya itu, Trump menuduh Merz memberikan toleransi kepada Iran untuk memiliki senjata nuklir.

Di saat yang sama, negara-negara Eropa ragu untuk mengirim pasukan dan terlibat dalam perang AS melawan Iran.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
21 jam lalu

Masih Loyo, Rupiah Akhir Pekan Ditutup Melemah ke Rp18.147 per Dolar AS

2 hari lalu

Kabur ke AS Setelah Kalah Pilpres, Flavio Bolsonaro Deklarasi Pemimpin Brasil yang Baru

2 hari lalu

Kalah dari Lula da Silva, Capres Brasil Flavio Bolsonaro Kabur ke AS untuk Hindari Kasus Korupsi?

2 hari lalu

Iran Peringatkan AS: Pusat Data hingga AI Akan Dihancurkan jika Perang Berlanjut

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal