Kabur ke AS Setelah Kalah Pilpres, Flavio Bolsonaro Deklarasi Pemimpin Brasil yang Baru
BOGOTA, iNews.id - Calon presiden Brasil, Flavio Bolsonaro, kabur ke Amerika Serikat (AS) setelah kekalahannya dalam pilpres pada Minggu (25/10/2026). Putra mantan Presiden Jair Bolsonaro itu kalah dari calon petahana, Luiz Inacio Lula da Silva.
Setibanya di AS, Flavio merilis surat di media sosial yang menyebut dirinya sebagai "pemimpin" Brasil. Dia bertekad untuk memimpin oposisi melawan Presiden Lula da Silva dari pengasingan di AS. Ini merupakan pernyataan publik pertamanya sejak melarikan diri dari Brasil, tindakan yang melanggar pencegahan yang ditetapkan oleh Mahkamah Agung.
Menjelaskan kepergiannya yang mendadak, Bolsonaro mengatakan dia menghadapi politisasi sistem peradilan di Brasil, yang mendorongnya untuk membawa keluarganya ke AS.
"Tidak ada surat perintah penangkapan terhadap saya karena saya tidak melakukan kejahatan apa pun. Apa yang terjadi saat ini adalah perburuan politik, upaya untuk menjadikan saya sandera atau alat pemerasan guna melindungi hakim-hakim Mahkamah Agung yang korup dari pemakzulan," ujarnya.
Senator berusia 45 tahun itu tiba di Miami, Florida, Rabu pagi menggunakan pesawat jet pribadi, setelah sebelumnya melintasi perbatasan darat menuju Argentina secara diam-diam. Kedatangannya terjadi kurang dari 72 jam setelah dia kalah dalam pilpres putaran kedua melawan Lula, dengan selisih tipis, 51,76 berbanding 48,24 persen.