Taliban Kepung Provinsi Terakhir di Afghanistan, Ajak Milisi Berdamai

Anton Suhartono
Milisi di Panjshir mengangkat senjata untuk melawan Taliban (Foto: Reuters)

Lebih lanjut dia mengatakan, Taliban membuat persiapan di empat sisi lembah Panjshir namun berupaya menghindari peperangan.

"Kami masih berusaha memastikan tidak ada perang dan masalah di Panjshir bisa diselesaikan dengan tenang dan damai," tutur Motaqi.

Dia menambahkan, Taliban telah melakukan berbagai upaya untuk mengajak para pemimpin milisi Panjshir bernegosiasi, namun sejauh ini belum membuahkan hasil.

Taliban sebelumnya juga mengumumkan amnesti bagi warga Afghanistan yang sempat bekerja untuk pasukan asing selama 20 tahun terakhir. Namun banyak dari mereka yang takut akan pembalasan sehingga ingin meninggalkan Afghanistan.

Pernyataan ini disampaikan setelah delapan anggota Taliban tewas saat masuk wilayah Panjshir. Seorang juru bicara Front Perlawanan Nasional Afghanistan yang menggordinir pasukan di Panjshir mengatakan, pasukan Taliban melancarkan serangan 2 hari lalu, mengincar tiga atau empat daerah, namun sejauh ini berhasil dipukul mundur.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
9 hari lalu

Brutal! Pria Ledakkan Diri di Tengah Aksi Demonstrasi, 13 Orang Tewas

16 hari lalu

AS dan Iran Hentikan Serangan 2 Hari setelah 13 Hari Saling Gempur, Isyarat Gencatan Senjata?

4 bulan lalu

Menlu Ungkap Alotnya Negosiasi Pembebasan Kapal Pertamina di Selat Hormuz

4 bulan lalu

Iran Masih Tutup Selat Hormuz, Belum Tentukan Waktu Negosiasi dengan AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal