Taliban Kepung Provinsi Terakhir di Afghanistan, Ajak Milisi Berdamai

Anton Suhartono
Milisi di Panjshir mengangkat senjata untuk melawan Taliban (Foto: Reuters)

KABUL, iNews.id - Pejuang Taliban mengepung Panjshir, satu-satunya provinsi di Afghanistan yang belum mereka duduki sejak jatuhnya Kabul pada 15 Agustus. Pemimpin Taliban menyerukan kepada para milisi Panjshir untuk berdialog demi menghindari pertempuran.

Panjshir, wilayah yang berada di pegunungan, merupakan satu-satunya provinsi yang mengangkat senjata untuk melawan Taliban. Para milisi terdiri dari pengikut mujahidin serta mantan pasukan keamanan Afghanistan.

Di bawah kepemimpinan Ahmad Massoud, putra mantan komandan mujahidin saat melawan Uni Soviet Ahmad Shah Massoud, ribuan milisi dan mantan pasukan keamanan bertahan melawan Taliban.

Dalam rekaman pidato yang ditujukan kepada warga Panjshir, pemimpin senior Taliban Amir Khan Motaqi meminta para milisi untuk meletakkan senjata.

"Imarah Islam Afghanistan adalah rumah bagi semua warga Afghanistan," kata Motaqi, dalam rekaman video, seperti dilaporkan kembali Reuters, Rabu (1/9/2021).

Lebih lanjut dia mengatakan, Taliban membuat persiapan di empat sisi lembah Panjshir namun berupaya menghindari peperangan.

"Kami masih berusaha memastikan tidak ada perang dan masalah di Panjshir bisa diselesaikan dengan tenang dan damai," tutur Motaqi.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
5 hari lalu

Ahok Blak-blakan Golf Jadi Tempat Negosiasi Minyak Paling Sehat dan Murah

Internasional
30 hari lalu

Banjir Bandang Terjang Sejumlah Wilayah di Afghanistan, 17 Orang Tewas

Nasional
2 bulan lalu

Airlangga Terbang ke AS Pekan Depan, Finalisasi Negosiasi Tarif Dagang Trump

Internasional
2 bulan lalu

Dari Sekutu Jadi Ancaman, Kisah Pahit Imigran Afghanistan yang Berbalik Menyerang AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal