Tanggapan AS soal Diboikot Jadi Mediator Damai Palestina-Israel

Anton Suhartono
(Foto: Reuters)

"Kami mengambil posisi pada bagaimana kami memandang Yerusalem. Menurut saya, itu diserahkan kepada pihak Israel dan Palestina untuk memutuskan bagaimana mereka menentukan perbatasan masing-masing, lagi-lagi status finalnya ada di negosiasi," ujarnya.

Sebelumnya, Presiden Palestina Mahmoud Abbas dengan tegas menolak peran AS dalam perundingan damai Palestina-Israel. Abbas menilai AS seolah-olah pemilik Yerusalem yang berhak memberikan kota suci itu kepada yang dikehendakinya. Ini sudah menyalahi resolusi DK PBB.

Hal senada disampaikan Presiden Turki Tayyip Erdogan bahwa AS sudah tidak bisa dipercaya lagi sebagai mediator karena sikap biasanya. Karena itu OKI mencari mediator baru untuk melanjutkan proses perdamaian.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
1 hari lalu

Fantastis! Israel Habiskan Rp100 Triliun Lebih untuk Perang 20 Hari Lawan Iran

Internasional
1 hari lalu

Nah, Pemerintahan Trump Mulai Waswas Harga BBM Melonjak Dampak Serangan ke Iran

Internasional
1 hari lalu

Satu per Satu Pejabat Iran Dibunuh Israel, Presiden Pezeshkian: Rezim Zionis Teroris!

Internasional
1 hari lalu

Pejabat Militer AS Akui Ketangguhan Iran, Masih Bisa Membalas dan Gelar Serangan Asimetris

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal