Tanggapan AS soal Diboikot Jadi Mediator Damai Palestina-Israel

Anton Suhartono
(Foto: Reuters)

"Kami mengambil posisi pada bagaimana kami memandang Yerusalem. Menurut saya, itu diserahkan kepada pihak Israel dan Palestina untuk memutuskan bagaimana mereka menentukan perbatasan masing-masing, lagi-lagi status finalnya ada di negosiasi," ujarnya.

Sebelumnya, Presiden Palestina Mahmoud Abbas dengan tegas menolak peran AS dalam perundingan damai Palestina-Israel. Abbas menilai AS seolah-olah pemilik Yerusalem yang berhak memberikan kota suci itu kepada yang dikehendakinya. Ini sudah menyalahi resolusi DK PBB.

Hal senada disampaikan Presiden Turki Tayyip Erdogan bahwa AS sudah tidak bisa dipercaya lagi sebagai mediator karena sikap biasanya. Karena itu OKI mencari mediator baru untuk melanjutkan proses perdamaian.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
15 jam lalu

Tegang! Iran Peringatkan Blokade AS Bahayakan Selat Hormuz

Internasional
16 jam lalu

Iran: Militer AS Tembak Kapal Sipil Iran di Selat Hormuz, 5 Orang Tewas

Internasional
19 jam lalu

Iran Serang Uni Emirat Arab, AS Peringatkan Warganya Waspada

Internasional
20 jam lalu

AS Klaim 2 Kapal Perangnya Lintasi Selat Hormuz, Gagalkan Serangan Rudal dan Drone Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal