Tangisan Korban Gempa Turki dan Suriah: Terjebak Puing, Mayat Bergelimpangan, dan Suhu Mendekati Titik Beku

Ahmad Islamy Jamil
Tim penyelamat berusaha mengevakuasi para korban gempa dahsyat di Turki, Senin (6/2/2023). (Foto: Reuters)

Menangis di tengah hujan, seorang warga bernama Deniz meremas-remas tangannya sendiri sebagai bentuk ungkapan putus asa.

“Kami hancur, kami hancur. Ya Tuhan... Mereka berseru. Mereka berkata, ‘Selamatkan kami’ tapi kami tidak bisa menyelamatkan mereka. Bagaimana kami akan menyelamatkan mereka? Tidak ada orang (yang menolong) sejak pagi,” ujarnya.

Sejumlah keluarga tampak tidur di mobil yang berbaris di jalanan.

Seorang perempuan bernama Ayla, berdiri di dekat tumpukan puing tempat bangunan delapan lantai yang dua hari lalu masih berdiri kokoh. Dia mengatakan, dia pergi ke Provinsi Hatay dari Gaziantep pada Senin untuk mencari ibunya. Lima atau enam petugas penyelamat dari Dinas Pemadam Kebakaran Istanbul tampak bekerja di reruntuhan itu.

“Belum ada yang selamat. Seekor anjing jalanan datang dan menggonggong di titik tertentu dalam waktu lama, saya khawatir (dia menggonggong) itu untuk ibu saya. Tapi ternyata itu orang lain,” katanya.

“Saya menyalakan lampu mobil untuk membantu tim penyelamat. Sejauh ini mereka hanya mengeluarkan dua mayat, tidak ada yang selamat,” tutur perempuan itu lagi.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
5 jam lalu

Netanyahu Ingin Seret Israel Perang Lawan Turki demi Menangkan Pemilu?

12 jam lalu

BNPB Ungkap 5.012 Gempa Susulan Guncang NTT Pascagempa M7,7, 124 Dirasakan Warga

15 jam lalu

Update Korban Gempa M7,7 NTT: 87 Orang Meninggal, 1.298 Luka-Luka

19 jam lalu

Ini Alasan Turki Ajukan Red Notice ke Interpol Tangkap PM Israel Netanyahu

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal