Target Invasi Rusia untuk Demiliterisasi dan Denazifikasi Ukraina, Apa Maksudnya?

Tika Vidya Utami
Tank Rusia menggunakan huruf Z sebagai simbol saat menggempur wilayah Ukraina. (Foto: Reuters)

Rusia menilai Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, mengusung pemerintahan yang berhaluan ultranasionalis-fasis, sehingga membahayakan masyarakatnya sendiri. Menurut Angkatan Bersenjata Rusia, operasi denazifikasi ini menyasar individu atau kelompok bersenjata yang menghidupkan simbol-simbol Nazi di Ukraina. 

Rusia mengalami trauma dengan Nazi pada Perang Dunia II. Ketika itu, Nazi menyerang Rusia (kala itu bernama Uni Soviet) pada Juni 1941. Melihat pengalaman pahit, Rusia mempunyai trauma sendiri terhadap semua hal yang berkaitan dengan Nazi. 

Diketahui, di Ukraina terdapat Batalyon Azov. Awalnya Batalyon Azov ini merupakan paramiliter bersenjata yang mengibarkan simbol Nazi seperti lambang Wolfsangel serta Swastika.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
5 hari lalu

Presiden Macron Tolak Kerahkan Militer Buka Selat Hormuz: Tidak Masuk Akal!

Internasional
7 hari lalu

Kesal Tak Dibantu Serang Iran, Menlu AS: Untuk Apa Kita Ada di NATO?

Internasional
7 hari lalu

Trump Ancam Tarik AS Keluar dari NATO, Sebut Macan Ompong

Internasional
10 hari lalu

Rusia Larang Ekspor BBM Mulai 1 April 2026!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal