Tegang, China Klaim Usir Kapal Perang AS Lagi: Bisa Timbulkan Konsekuensi Serius! 

Anton Suhartono
Kapal perang perusak AS USS Milius berlayar di Laut China Selatan (Foto: Reuters)

BEIJING, iNews.id - Insiden antara militer China dan Amerika Serikat (AS) melibatkan kapal perang USS Milius di Laut China Selatan kembali terjadi. Kementerian Pertahanan (Kemhan) China menyatakan, pasukannya kembali mengusir kapal perang perusak itu di dekat Kepulauan Paracel. 

Disebutkan kapal perusak pembawa rudal itu hendak memasuki perairan teritorial China yang mengancam kedaulatan negara.

"Kami dengan tegas mendesak AS untuk segera menghentikan tindakan provokatif semacam itu. Jika tidak, maka akan menimbulkan konsekuensi serius dari insiden tak terduga," kata seorang juru bicara Kemhan China, dikutip dari Reuters, Jumat (24/3/2023).

Pernyataan Kemhan China itu dibantah Angkatan Laut (AL) AS yang menyebutkan kapal berlayar di perairan internasional. USS Milius memiliki hak navigasi dan kebebasan dalam berlayar di perairan tersebut.

“Klaim maritim yang melanggar hukum dan luas Laut China Selatan menimbulkan ancaman serius terhadap kebebasan, termasuk kebebasan navigasi dan penerbangan, perdagangan bebas, dan perdagangan tanpa hambatan, serta kebebasan peluang ekonomi untuk negara-negara pesisir Laut China Selatan,” bunyi pernyataan Armada ke-7 AL AS.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
1 jam lalu

Greenland Tolak Mentah-Mentah Bantuan RS Terapung Trump, Sindir Berobat di AS Harus Bayar

Internasional
3 jam lalu

Hampir 40.000 Pasukan dan Belasan Kapal Perang AS Siaga di Timur Tengah, Siap Serang Iran

Internasional
3 jam lalu

Israel Umumkan Siaga Tinggi Potensi Perang Lawan Iran

Internasional
6 jam lalu

Nah, AS Tarik Pasukan dari Pangkalan Militer di Qatar dan Bahrain

Internasional
7 jam lalu

Mantan Agen CIA Sebut Trump Mungkin Perintahkan Serang Iran 23 atau 24 Februari

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal