Tekan Militer Myanmar, Sekjen PBB: Kami Akan Pastikan Kudeta Ini Gagal

Djairan
Sekjen PBB Antonio Guterres. (Foto: AFP)

“(Kudeta) ini benar-benar tidak dapat diterima, setelah pemilu—yang saya yakini berlangsung normal—dan setelah periode transisi yang besar,” kata dia.

Pengambilalihan kekuasaan secara paksa oleh militer memotong transisi panjang Myanmar menuju negara demokrasi. Hal itu mengundang kecaman dari negara lain, seperti dari Amerika Serikat (AS) dan negara-negara Barat lainnya.

Usulan pernyataan sikap mengutuk kudeta Myanmar telah diajukan oleh Inggris, untuk didiskusikan oleh 15 anggota Dewan Keamanan (DK) PBB. Pernyataan itu menyerukan agar militer Myanmar menghormati supremasi hukum dan hak asasi manusia (HAM), dan segera membebaskan para pejabat yang ditahan.

Namun, pernyataan semacam itu harus disepakati dengan konsensus terlebih dulu. Para diplomat mengatakan, rumusan di dalamnya perlu diperhalus untuk mendapatkan dukungan lebih luas dari China dan Rusia, yang diketahui menjadi “pelindung” Myanmar di Dewan Keamanan PBB.

“Kami melanjutkan diskusi tentang langkah dewan selanjutnya tentang Myanmar, dan rekan-rekan dewan telah sepakat bahwa penting untuk berbicara dengan satu suara tentang masalah tersebut,” kata Duta Besar Inggris untuk PBB, Barbara Woodward, yang juga menjadi presiden DK PBB saat ini.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
11 jam lalu

Serangan Udara Hantam Biara di Myanmar, 14 Lansia sedang Meditasi Tewas

3 hari lalu

Teken Kerja Sama, Rusia Akan Kirim Kosmonaut Myanmar ke Luar Angkasa

11 hari lalu

Kolombia Akui Dataran Tinggi Golan Suriah Milik Israel

28 hari lalu

Indonesia Dorong Dewan Keamanan PBB Perkuat Pencegahan Konflik 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal