Teman Jadi Musuh, Kolombia Putuskan Hubungan Diplomatik dengan Iran

Anton Suhartono
Kolombia memutuskan hubungan diplomatik dengan Iran (Foto: AP)

BOGOTA, iNews.id - Kolombia memutuskan hubungan diplomatik dengan Iran. Kebijakan luar negeri negara Amerika Latin tersebut berubah total sejak dipimpin presiden baru yang didukung Amerika Serikat (AS), Abelardo de la Espriella. 

Padahal hubungan Kolombia dengan Iran semasa dipimpin Presiden Gustavo Petro sangat harmonis. Kolombia saat itu juga blak-blakan membela Palestina dan Iran dari serangan Israel.

Namun De la Espriella, presiden sayap kanan, mengubah aliansi Kolombia sejak mengambil alih jabatan dari Petro pada 7 Agustus.

Sebelum pelantikannya, De la Espriella mengumumkan rencana untuk memutuskan hubungan dengan rezim otoriter sayap kiri di Kuba dan Nikaragua, meski belum melakukannya sampai saat ini.

Pemerintahnya menyatakan, kebijakan untuk memutus hubungan dengan Iran, mulai berlaku pada 19 September, didasarkan pada pertimbangan keamanan nasional di kawasan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 jam lalu

Trump Tolak Tawaran Iran Buka Selat Hormuz

3 jam lalu

Iran Siap Buka Blokade Selat Hormuz dalam 7 Hari, Beri Syarat Ini ke AS

7 jam lalu

Ngeri! Iran Siapkan Senjata Baru Serang Pangkalan-Pangkalan Militer AS di Timur Tengah

8 jam lalu

Disebut Anti-Semit oleh Netanyahu, Ini Komentar Pedas Walkot New York Mamdani

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal