Tentara Israel Gunakan Warga Sipil Gaza sebagai Tameng Hidup, Ini Komentar AS

Anton Suhartono
Tentara Israel menggunakan warga sipil Gaza sebagai tameng hidup (Foto: AP)

WASHINGTON, iNews.id - Amerika Serikat (AS) merasa terganggu dengan laporan pasukan Israel menggunakan warga sipil di Jalur Gaza sebagai tameng hidup. Departemen Luar Negeri (Deplu) AS mendesak otoritas Israel untuk menyelidiki laporan tersebut.

Temuan bahwa pasukan Zionis menggunakan warga sipil sebagai tameng manusia dilaporkan surat kabar Haaretz pada Selasa (13/8/2024).  Disebutkan tentara Israel secara sistematis memanfaatkan warga sipil, seperti diikat di depan tank atau diperintah masuk terlebih dulu ke sebuah gedung yang dicurigai terdapat para pejuang di dalamnya.

"Kami akan mendesak Israel untuk segera dan secara transparan menyelidiki tuduhan ini serta meminta pertanggungjawaban pelakunya," kata Juru Bicara Deplu AS, Vedant Patel, dikutip dari Anadolu, Kamis (15/8/2024).

Patel menegaskan, Israel memiliki tanggung jawab untuk patuh terhadap hukum humaniter internasional dalam operasi militernya di Gaza.

"(AS akan mendorong Israel) Menyelidiki apa yang sedang terjadi," ujarnya.

Hal yang mengejutkan, laporan Haaretz menyebutkan, praktik tameng manusia dilakukan dengan sepengetahuan pejabat militer senior, termasuk Kepala Staf Angkatan Darat Pasukan Pertahanan Israel (IDF), Herzi Halevi.

Investigasi dilakukan didasarkan kesaksian dari para tentara serta komandan Israel. Warga sipil Gaza terlebih dulu dipaksa memakai seragam tentara Israel. Banyak dari mereka yang dijadikan tameng berusia berusia 20 tahunan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
4 jam lalu

Megawati Kecam Serangan AS ke Venezuela: Neokolonialisme dan Imperialisme Modern!

Internasional
1 hari lalu

Trump Siap Beli Greenland, Iming-imingi Rp1,6 Miliar ke Tiap Warga agar Mau Gabung AS

Internasional
23 jam lalu

Cerita Presiden Kolombia Petro Ditelepon Trump lalu Diancam Akan Diserang

Internasional
2 hari lalu

Gagal Lindungi Presiden Maduro dari Serangan AS, Komandan Paspampres Venezuela Dipecat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal